Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Pangkas Kenaikan, Fokus ke Shutdown & Jobs
Tuesday, 11 November 2025 23:20 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Emas turunkan keuntungan karena para pedagang mempertimbangkan prospek berakhirnya penutupan pemerintah AS dan data pekerjaan yang lemah.

Penutupan pemerintah selama 42 hari yang memecahkan rekor ini akan segera berakhir setelah Senat meloloskan langkah pendanaan sementara yang didukung oleh delapan anggota Demokrat berhaluan tengah. Pembukaan kembali pemerintahan sekarang bergantung pada DPR yang dikuasai Partai Republik, yang berencana untuk kembali ke Washington pada hari Rabu.

Sementara itu, perusahaan-perusahaan AS rata-rata kehilangan 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat minggu yang berakhir pada 25 Oktober, menurut data yang dirilis Selasa oleh ADP Research. Angka-angka tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja melambat pada paruh kedua Oktober. Para pedagang mengandalkan data swasta karena penutupan pemerintah telah menunda rilis statistik resmi.

Dolar melemah setelah pembacaan tersebut, yang secara teori akan mendorong harga emas batangan karena dihargakan dalam dolar AS. Namun, emas menghapus keuntungan dan diperdagangkan lebih rendah hingga 0,4%.

Penurunan harga emas kemungkinan besar disebabkan oleh arus keluar dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) emas batangan, menurut Michael Haigh, kepala FIC dan Riset Komoditas di Societe Generale.

"Model saya menunjukkan bahwa dalam hal arus ETF, pergerakan 1% emas dapat dijelaskan oleh arus 10 ton ETF," kata Haigh.

Harga emas telah melemah dalam beberapa pekan terakhir setelah mencapai rekor tertinggi di atas $4.380 pada bulan Oktober karena investor membukukan keuntungan dari reli yang dianggap terlalu cepat dan terlalu jauh. Dan ETF emas total telah mencatat arus keluar bersih selama tiga minggu berturut-turut hingga Jumat setelah delapan minggu berturut-turut arus masuk bersih, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Namun, emas tetap berada di jalur untuk mencapai kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979. Reli yang dahsyat ” logam mulia ini telah naik lebih dari 55% tahun ini ” didasarkan pada beberapa faktor, termasuk peningkatan pembelian oleh bank sentral.

"Pendorong jangka menengah yang menopang bias konstruktif emas tetap utuh," kata Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp. Ia menambahkan bahwa Federal Reserve AS diperkirakan akan terus melonggarkan kebijakan hingga tahun 2026, dengan suku bunga kemungkinan akan turun.

Emas turun sekitar 0,1% menjadi $4.113,39 per ons pada pukul 11:17 pagi di New York. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit melemah. Perak sedikit berubah sementara platinum dan paladium menguat.(alg)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS